29 November 2011

Anggaran Rp. 150 Juta Untuk Merazia Gelandangan Dan Pengemis

Bandung, INA-INA,
       Dinas Sosial (Dinsos) Kota Bandung merazia gelandangan dan pengemis enam hari dari pagi hingga tengah malam dengan anggaran Rp. 150 juta. Dalam operasi tersebut Dinsos menargetkan 500 pengemis dan anak jalanan yang terjaring.
     Kasub Tuna Sosial Dinas Sosial Kota Bandung, Tjutju Surjana mengatakan bahwa pada razia tahap pertama yang tadi kita lakukan ada 63 gelandangan dan pengemis yang berhasil terjaring dan razia, di beberapa kawasan yang dianggap rawan jadi tempat "mangkal" gelandang pengemis dan anak jalanan, yakni di Jalan Pasteur, sekitar Mal Bandung Indah Plasa, dan Jalan Pasir Koja, “ ungkao Tjutju, (28/11) lalu.
      Tjutju mengatakan, razia  tersebut dilakukan secara gabungan, antara Dinsos, Satpol PP Kota Bandung, dan Polrestabes Bandung dengan total 70 personel yang dibagi ke dalam dua tim untuk penyisirannya. "Masing-masing tim melakukan penyisiran di lokasi yang rawan kedua target tersebut (gelandangan pengemis dan anak jalanan)," jelas dia.
Menurutnya, razia dilakukan untuk memberikan kenyamanan kepada para pengguna jalan dan juga untuk membersihkan jalanan dari gelandangan pengemis dan anak jalan sebab jumlah keduanya sudah dinilai banyak.
     "Berdasarkan hasil survei di tahun 2007-2009, gelandangan pengemis dan anak jalanan yang ada di Kota Bandung ada sebanyak 5.111, meski kini sudah ada penurunan sebanyak 10 persen," ujarnya.
       Sementara itu, dalam razia itu pun, menurut Tjutju , Dinsos menggandeng pula Dinas Perhubungan dan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans). Edwandi

No comments:

Post a Comment