04 March 2012

                                                                 Katepi Ku Ati Kahontal Ku Akal
                       ASEP HADIAN PERMANA,SH,
       Mantap Maju Jadi Calon Gubernur Jawa Barat

ASEP HADIAN PERMANA
       Bandung, INA-INA.
    MASYARAKAT Jawa Barat di kenal sebagai masyarakat yang agamis, dengan kekayaan warisan budaya dan nilai nilai luhur tradisional,serta memiliki perilaku sosial yang berfalsafah pada Silih Asah, Silih Asih, Silih Asuh yang secara harfiah berarti saling mengasihi, saling memberi pengetahuan dan saling mengasuh di antara warga masyarakat.
    Masyarakat Jawa Barat memi-liki komitmen yang kuat terhadap nilai nilai kebajikan hal ini terekpresikan pada pepatah ulah unggut kalinduan ulah gedag kaanginan yang berarti konsisten, hal ini yang membuat keyakinan seorang Asep Hadian Permana,SH untuk mem-bawa masyarakat Jawa Barat mewujudkan falsafah Silih Asih, Silih Asah dan Silih Asuh.
Asep Hadian Permana,SH adalah seorang yang sudah teruji serta memiliki komitmen yang kuat dalam memegang teguh janjinya guna membantu kepentingan masyarakat kecil.
    Asep Hadian Permana adalah seorang yang besar dikalanganan Nahdhatul Ulama, berbagai jabatan yang telah ia jabat diantaranya sebagai Ketua Aliansi Kebangsaan Untuk kerukunan Umat Beragama, Ketua Aliansi Masyarakat Jabar, Ketua IPSNU Pagar Nusa Kota Bandung.
    Jalur independen akan menjadi kendaraan yang di pakai oleh Asep Hadian Permana untuk maju menjadi Gubernur Jawa Barat, hadirnya calon Independen merupakan angin segar dan setidaknya dapat mengurai kebuntuan politik di jawa barat yang enggan menitipkan amanah politiknya kepada Parpol.
    Ketika ditemui Indonesia-Indonesia, Asep Hadian Permana menyatakan bahwa dukungan awal untuk memenuhi persyaratan pendaftaran yang disyaratkan oleh Undang-undang, dan disesuaikan dengan populasi penduduk/pemilih di Jawa Barat, Alhamdulillah sudah lebih dari cukup. Dukungan yang sudah terkumpul berupa pernyataan/KTP dari berbagai Kabupaten/Kota se Jawa Barat telah terkumpul ± 2.596.000. Sedangkan persyaratan di KPU untuk lolos menjadi calon ± 1.700.000. Aartinya saya sudah benar-benar sangat siap dalam mengikuti tahapan-tahapan untuk pemilihan Gubernur 2013. Insya Allah saya tidak akan sia-sia kan kepercayaan dan dukungan rakyat Jawa Barat yang menghendaki adanya kepemimpinan di Jawa Barat yang berangkat dari non partai (independen ).
      Ditanya apakah tidak gentar harus bersaing  dengan calon-calon yang diusung oleh partai-partai ?
      Asep menjawab dengan santai, ah, tidak ada alasan bagi saya untuk gentar. Yang memilih dan menentukan itu kan rakyat bukan partai, memangnya negeri ini milik partai ? Negeri ini milik rakyat, biarlah rakyat yang menentukan bukankah ke-daulatan ada ditangan rakyat ? kita lihat saja nanti. Sudah saatnya rakyat menentukan arah dan keinginan sesuai hati nuraninya memilih dan menentukan kepemimpinan Jawa Barat 2013-2018.
     Kiat- kiat, untuk membawa Jawa Barat kearah yang lebih baik untuk rakyat ? Saya tidak akan mengobral janji lah…rakyat sudah terlalu muak dan bosan dengan janji-janji, saya hanya akan mengajak semua komponen masyarakat untuk selektif dan hati-hati dalam memilih dan menentukan Figur seorang pemimpin. Salah pilih akan jadi petaka bagi kehidupan bernegara dan bermasyarakat.
     Akankah gubernur Jawa Barat Ke 13 berasal dari Independen? Sekarang kita serahkan semua kepada masyarakat Jawa Barat, Katepi Ku Ati Kaontal Ku Akal kenapa Tidak? 
                                                                                                                              Anton Fajar/Red

No comments:

Post a Comment