05 August 2015

Diduga Untuk Biaya Operasional Kasat “Oknum Satpol PP Kota Bandung Potong Anggaran Kegiatan 5 Persen”

Bandung, INA-INA.

“Hembusan tak sedap menimpa Kantor Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Bandung”. Diduga anggaran setiap kegiatan dan pengadaan barang Satpol PP Kota Bandung dipotong 5 persen oleh oknum berinisial “R” sebelum menjabat sebagai Kasubag Kepegawaian dan saat ini Kasubag Umum Satpol PP Kota Bandung. Anggaran 5 persen ini adalah buat biaya operasional Kasatpol PP, pemotongan anggaran ini sangat berbahaya, kalo sampai ketahuan KPK,” ungkap sumber Indonesia-Indonesia yang enggan ditulis jati dirinya.

Menurutnya, biaya operasional Kasatpol PP ini sudah ada pos anggarannya, kenapa dipotong lagi dari anggaran setiap kegiatan, kalo sampai kejati tahu, bisa rame. Kalo ngga' salah, tahun 2015 ini, "R" sebagai Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) 15 kegiatan di Satpol PP Kota Bandung, seperti pengadaan alat Tulis Kantor (ATK), pengadaan komputer, dan kegiatan lainnya. Bahkan untuk mensiasati supaya anggaran APBD yang dialokasi untuk Satpol terserap, diberlakukanlah waktu kerja 24 jam yang dibagi dalam  3 shif. Malam hari itu, kebanyakan tindakan kriminal hukum pidana, tugasnya pihak kepolisian. Dalam hal ini, Satpol PP untuk apa ditugaskan dimalam hari, ngga mungkin dong menertibkan PKL dimalam hari, ini kan sangat jelas untuk menghamburkan anggaran yang ada, " ungkapnya.

Kepala Satpol PP Kota Bandung, Eddy Marwoto ketika di konfirmasi Indonesia-Indonesia mengenai hal tersebut nggan memberikan komentar, ia berdalih saya sibuk mau rapatnya, silahkan aja ke Bu “R” ucapnya ditemui dikantor Satpol PP Kota Bandung, Selasa, (04/8).

Sementara itu, Kasubag Umum Satpol PP Kota Bandung berinisial “R” tidak bersedia dikonfirmasi mengenai hal tersebut, silahkan aja ke Bapak Sekretaris, kata Stafnya, Indra, tapi Bapak Sekretarisnya saat ini ada ditempat," ungkap Indra.  

Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) Pengadaan Komputer, Satpol PP Kota Bandung, Iwan, membantah adanya pemotongan 5 persen dari anggaran dalam pengadaan komputer. Saya sebagai PPTK pengadaan komputer di tahun 2015 sebanyak 7 unit, merek Lenovo. Memang dalam pengadaan komputer ini, ada perbandingan harga antara toko yang satu dan toko lainnya, dan kita mengambil harga yang termurah, dan tidak ada pemotongan dalam pengadaan komputer ini. Ketika ditanya berapa anggaran pengadaan komputer, Iwan tidak tahu, saya harus lihat dulu arsip pengadaan komputer, kerjaan banyak saya banyak bukan ini aja, saya kurang tahu berapa anggarannya, apalagi mengenai pengadaan ATK," dalih Iwan. (04/8). Jerry/Edwandi

No comments:

Post a Comment