27 June 2018

Ridwan Kamil Nyoblos di TPS 21

M. Ridwan Kamil
BANDUNG, indonesia-indonesia.com - Usai melakukan pencoblosan di TPS 021 Kelurahan Cigadung, Kecamatan Cibeunying Kaler, Rabu (27/6/2018), Wali Kota Bandung, Ridwan Kamil berkeliling ke beberapa Tempat Pemungutan Suara (TPS). Menggunakan sepeda, Ridwan Kamil memantau pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2018 di wilayah Sukaluyu, Pusdai, Braga, dan berakhir di Alun-alun Bandung.

"Sebagai Wali Kota Bandung, saya menginspeksi dari kejauhan proses pelaksanaan pemungutan suara di TPS dari rute rumah saya sampai ke Alun-alun," katanya.
Salah satu yang dipantau Ridwan Kamil atau akrab disapa Emil adalah, kondisi TPS. Emil telah menginstruksi supaya TPS dibuat sekreatif mungkin, supaya menarik minat warga untuk menggunakan hak pilihnya.

DI TPS 021 Kelurahan Cigadung, tempat Emil menggunakan hak suaranya, panitia mengangkat tema Piala Dunia 2018. Ornamen berbagai negara peserta piala dunia dan bola raksasa menghiasi setiap sudut TPS.

Datang ke TPS, Emil menggunakan jersey tim nasional (Timnas) Spanyol. Sedangkan istrinya, Atalia Praratya menggunakan jersey Timnas Portugal dan putra sulungnya, Emmeril Khan Mumtaz menggunakan jersey Timnas Inggris.

"TPS di RW kami temanya Piala Dunia. Ada bola raksasa, ada patung Ronaldo, Neymar, Messi. Jadi saya bilang cariin jersey," ujar Emil.

Terkait penampilan unik TPS di Kota Bandung, Emil saat menjadi narasumber di Bandung Menjawab, Selasa (26/6/2018), mengatakan, Pilkada di Kota Bandung harus berlangsung dalam kegembiraan. Warga yang datang ke TPS merasa gembira saat menggunakan hak pilihnya.

Bahkan untuk TPS, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung dan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bandung melombakannya. Dalam lomba TPS, ada tiga komponen penilaian, yaitu dekorasi, partisipasi, dan aksesibilitas. Pada kategori dekorasi, pemenangnya adalah TPS dengan dekorasi paling unik kreatif. Warga bisa menghias TPS dengan tema tertentu.

Kategori partisipasi penilaiannya dari jumlah keikutsertaan pemilih di TPS tersebut yang mendekati 100%. Sedangkan penilaian kategori aksesibilitas dilihat dari keterjangkauan TPS bagi pemilih difabel.
Untuk meningkatkan partisipasi warga dalam Pilkada, selain mendesain TPS secara menarik, Pemkot dan KPU Kota Bandung bekerja sama dengan pengusaha restoran di Kota Bandung, memberikan diskon 10% bagi warga yang datang dengan menunjukkan jari ungu sebagai tanda telah mencoblos.