Gubernur Jabar Lantik Bupati Subang dan Majalengka

Bandung, indonesia-indonesia.com - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil melantik pasangan Bupati - Wakil Bupati Subang H Ruhimat dan Agus Masykur serta melantik pasangan Bupati - Wakil Bupati Majalengka Karna Sobahi dan Tarsono Mardiana, di Aula Barat Gedung Sate Bandung, Rabu (19/12/18).

Kedua pasangan merupakan pemenang pada Pilkada serentak 2018 dan akan memimpin daerahnya masing-masing hingga tahun 2023. Bupati Subang dilantik berdasarkan surat Kepmendagri RI No 131.32-7442 tahun 2018 dan Bupati Majalengka lewat surat Kepmendagri RI No 131.32-6038 tahun 2018.

"Ini adalah pilihan rakyat jadi harus dihormati oleh semua. Kami harapkan jabatan ini bisa khusnul khotimah dan memiliki niat yang baik," kata Gubernur yang akrab disapa Emil dalam amanatnya.

Emil menegaskan, jabatan kepala daerah semata-mata hanya digunakan untuk melayani rakyat. Pemimpin harus turun tangan terhadap masalah bukan pemimpin yang tunjuk tangan.

"Menjadi pemimpin yang turun merangkul bukan pemimpin yang turun memukul, menjadi pemimpin yang membawa perubahan bukan pemimpin yang jalan ditempat," tegas Emil.

Gubernur mengatakan, akan memberi perhatian khusus kepada pemerintah Subang mengingat beberapa kejadian yang menimpa kepala daerah sebelumnya dan harus berurusan dengan hukum.

"Akan ada treatment khusus untuk Subang, kita akan push reformasi integritas agar lebih maksimal. Kita juga akan push penerapan teknologi untuk meminimalisir modus-modus KKN," ujarnya.

Emil juga menitipkan tiga hal kepada aparatur di kedua daerah. Pertama, ASN yang dikawal kepala daerah harus memiliki nilai integritas yang tinggi. Kedua, rakyat butuh pemerintah yang melayani karena itu aparatur harus menggunakan teori baru yaitu negara yang melayani rakyat.

"Online kan semua pelayanan, ini adalah pola pelayanan yang baru. Ketiga, titip profesionalisme, semua ASN harus naik kelas menjadi lebih cerdas," pesannya.

Selain itu, Bupati Subang dan Majalengka agar mengawal proyek strategis nasional yaitu Pelabuhan Patimban dan turut mengembangkan Bandara Kertajati.

"Jaga kondusifitas jelang Pileg, Pilpres 2019 dan harus memberi perhatian khusus pada sektor pariwisata yang saya kira masih kurang," pungkas Emil. ***
Share:

One Stop Service Lounge DPMPTSP Jabar

Sekda Jabar,Iwa Karniwa menggunting pita
Bandung, indonesia-indonesia.com - Ditandai dengan pemukulan kendang dan pengguntingan pita, Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jawa Barat Iwa Karniwa meresmikan ruangan pelayanan perizinan (one stop service lounge) Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi Jawa Barat, Jl. Windu No. 26 Bandung, Kamis (20/12/18).

One Stop Service Lounge DPMPTSP ini menyediakan fasilitas layanan yang representatif, dengan penambahan kapasitas lahan parkir, kenyamanan front office, back office, penambahan loket layanan, informasi, pengaduan, konsultasi, ruang laktasi, area bermain anak, dan layanan mandiri dalam satu area.

Sekda Iwa menuturkan, meskipun telah meraih berbagai penghargaan dan apresiasi dari kementerian/lembaga terkait atas keberhasilannya menyelenggarakan pelayanan, DPMPTSP harus tetap berinovasi dan berkolaborasi terutama dalam digitalisasi layanan kepada masyarakat, untuk meningkatkan kemudahan berusaha dan daya saing Provinsi Jawa Barat.

Sekda Iwa juga mengapresiasi capaian DPMPTSP, dimana saat ini sedang dikembangkan metode penandatanganan secara elektronik, dan pencetakan surat izin di lokasi pemohon langsung.

"Nanti disamping online system juga penandatanganan secara elektronik, dan bahkan ke depan akan didorong supaya nantinya surat izin itu bisa dicetak di rumah pemohon masing-masing. Ini terobosan inovasi yang luar biasa," ujar Iwa ditemui usai acara.

"Saya berharap, penyediaan ruang layanan perizinan yang representatif juga perlu diimbangi dengan layanan secara digital yang mudah, cepat, efisien, dan tentunya dapat meminimalisir potensi penyalahgunaan wewenang," tambahnya.

Kepala Dinas PMPTSP Jawa Barat Dadang Mohamad menyebutkan, pihaknya akan fokus pada peningkatan layanan print-out mandiri. Saat ini, katanya, DPMPTSP Jabar masih memberlakukan metode pengiriman via pos dalam mempermudah penyerahan surat izin kepada pemohon.

"Kita ingin mencoba print out izin secara mandiri. Saat ini masih dicetak di kantor kami, tapi pemohon tidak perlu ambil kesini, kami yang kirimkan melalui pos," tuturnya.
Share:

Gubernur Jabar : Satu Desa Satu Perusahaan

Garut, indonesia-indonesia.com - Mengatasi masalah ketimpangan di Jawa Barat, salah satunya bisa diupayakan dengan menggali potensi desa, dan sentralisasi produksi agar menciptakan nilai tambah.

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengatakan Provinsi Jawa Barat sendiri, memiliki 5.312 desa, sehingga memerlukan strategi pemerataan yang khusus karena wilayahnya yang begitu luas.

"Desa-desa ini harus mandiri karena Jawa Barat itu masalahnya ketimpangan. Karena tidak ada daya upaya, potensi, tidak ada ilmu, orang-orang desa frustasi, dan pergi pindah ke kota," kata Gubernur yang akrab dipanggil Emil ini, pada Desa Juara Launching Program One Village One Company (OVOC), di Desa Sukalaksana, Kab. Garut, Kamis (20/12/18).

Maka dengan program satu desa satu perusahaan, kata Emil, diharapkan masyarakat tetap tinggal di desa, dengan memiliki pekerjaan, dengan penghasilan yang diharapkan setara dengan pendapatan di kota.

Terkait pemasaran, kata Gubernur, dirinya telah membentuk "off- taker forum", atau forum pembeli, untuk memastikan calon pembeli produk-produk yang dihasilkan di desa.

"Setelah ada yang beli, nanti kita bagi ke desa- desa," kata Emil.

Itulah yang beda dari program yang digagas Gubernur Emil, dimana Pemprov Jabar lah yang mencari pasar. Jika pasar sudah ada, Pemprov Jabar akan mencari desa yang tepat untuk memenuhi kebutuhan pasar yang telah dibuka.

"Rencana modal dasar Rp.100 juta, selanjutnya setelah perusahan bergulir, masuklah ke ekonomi yang sebenarnya, selanjutnya perusahaan desa bisa mengembangkan bisnisnya lebih besar lagi," katanya.

Maka, lewat OVOC inilah, kesejahteraan Indonesia mulai dibangun dari desa-desa Juara di Jawa Barat. Pun cita- cita tersebut harus diraih dengan sinergi semua pihak.

"Ini yang disebut teori pentahelix, ada pemerintah, swasta, perguruan tinggi, media dan masyarakat. Teori ini akan kita terus gunakan membangun Jawa Barat," kata Gubernur.

Tak sampai disitu, Emil juga melihat potensi keberadaan perguruan tinggi, yang juga sangat diperlukan dalam mensukseskan program ini dalam hal peningkatan sumber daya manusia, dan menerapkan teknologi-teknologi yang menjadi temuan perguruan tinggi di masyarakat.

"Kita tantang nanti alumni-alumni, milenials perguruan tinggi untuk mau tinggal di desa, membuat business plant dan pengembangan desa," katanya.

Salah satu desa yang bahkan telah menggulirkan 'bisnis' pariwisatanya adalah dengan memasarkan paket Desa Wisata Ciburial pada aplikasi market pariwisata Jabar, www.gurilaps.com. ***
Share:

Bupati Bandung Himbau Warga Usia 17 Tahun bulan April 2019 Segera Lakukan Perekaman

Kab. Bandung, indonesia-indonesia.com - Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Bandung terus mengebut proses perekaman dan pencetakan ktp-el. Pasalnya hingga saat ini jumlah warga yang belum melakukan perekaman mencapai 63 ribu jiwa.

Bupati Bandung H. Dadang M Naser,SH,S.Ip.,M.Ip mengatakan, layanan yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Bandung, saat ini semakin terintegrasi dengan pihak kecamatan. Selain masih ada sejumlah warga yang belum memiliki kartu identitas, juga untuk mendorong partisipasi masyarakat dalam menggunakan hak politiknya pada pemungutan suara pemilihan umum (pemilu) tahun 2019.

“Pemerintah mengupayakan yang terbaik, khususnya untuk mendorong partisipasi masyarakat dalam menentukan nasib bangsa di pemilu 2019 nanti,” ungkapnya saat dikonfirmasi di rumah Jabatannya, Minggu (25/11).

Bupati meminta warga yang belum memiliki KTP- el lekas melakukan perekaman. Dia mengatakan, saat ini KTP- el bisa langsung dicetak pada 3 hari kerja setelah perekaman dilakukan. Bupati membenarkan saat ini banyak warga yang sudah pesimis mendapatkan KTP- el segera, meski sudah melakukan perekaman. Rasa pesimis itu muncul karena setelah menunggu dalam hitungan tahun, namun KTP- el miliknya tidak kunjung dicetak.

“Melalui integrasi Disdukcapil dengan seluruh Kecamatan yang sudah berjalan baik, kita harapkan persoalan tadi bisa segera teratasi, sehingga seluruh masyarakat bisa mendapatkan KTP- el, apalagi Disdukcapil sekarang secara kontinyu mengambil blankonya ke Dirjen Kemendagri,” kata Bupati.

Menambahkan hal itu, Kepala Bidang Pelayanan Pendaftaran Penduduk pada Disdukcapil Kasta Wiguna,AP.,Map, mengungkapkan dari 3.525.149 jumlah penduduk Kabupaten Bandung, masih sekitar 63 ribu masyarakat belum melakukan perekaman.

"Kepentingan kami menyelesaikan data itu, ada pengecekan ke lapangan ke kecamatan dan desa untuk mengetahui kondisi fisik data, termasuk ke beberapa SMA. Apakah memang belum terekam, apakah datanya valid atau tidak, apakah sudah pindah meninggal atau memang data kosong," ujar Kasta.

Untuk memudahkan proses pengecekan, lanjut Kasta pihaknya pun menyiapkan surat edaran yang sudah ditanda tangani Bupati Bandung Dadang Naser kepada aparat kewilayahan. Dia pun menargetkan proses perekaman dan pencetakan secepatnya bisa diselesaikan.

"Kami menargetkan secepatnya karena Kabupaten Bandung akan rugi kalau data penduduk sebagai landasan perencanaan daerah tidak akurat. Karena itu untuk menghitung anggaran, dasar pertama ya data penduduk," tuturnya.

Sementara itu mengenai ketersediaan blangko ktp-el, khusus untuk Kabupaten Bandung sudah tersedia. Bahkan pihaknya selama dua kali dalam seminggu mengambil stok blangko di Dirjen Dukcapil.

"Kalau blangko ktp el itu dicetak melalui pengadaan Dirjen Dukcapil bukan Pemkab Bandung ketersediaan disana. Saat ini stok ada terus kami seminggu 2 kali mengambil blangko sehingga tidak ada alasan blangko habis," tegasnya.

Dia menjelaskan secara teknis dalam penerbitan KTP- el kepada masyarakat yakni setelah perekaman, data pemohon selanjutnya diproses konsolidasi pada server Ditjen Dukcapil Kementrian Dalam Negeri. Sehingga lanjut Kasta, KTP- el tidak bisa langsung dicetak.

“Setelah perekaman, data akan dikonsolidasikan pada server. Melalui beberapa hari validasi data, bila proses datanya tidak bermasalah maka akan dapat tercetak dalam waktu maksimal 3 hari kerja. Di Kabupaten Bandung, sudah terlayani juga perekaman dan pencetakan KTP el untuk kaum difabel, para pelajar yang usianya menjelang 17 tahun,” ungkap Kasta.

Dia menambahkan, untuk Penyandang difabel, lansia, masyarakat yang sakit, sesuai instruksi Bupati, Disdukcapil melakukan perekaman jemput bola ke rumah-rumah sumber data.

“Untuk suksesi pemilu, perekaman data pemilih pemula dilakukan di sekolah-sekolah, serta dilakukan pula identifikasi data pemilih di lapas jelekong ciparay,”imbuhnya.

Dirinya optimis, sebelum Pemilu 2019, masyarakat Kabupaten Bandung sudah memiliki KTP- el. Karena layanan yang dilakukan, menurutnya sangat maksimal dengan memacu kinerja sabilulungan seluruh jajaran dan petugas lapangan Disdukcapil.
Share:

100 Hari Kerja, Ridwan Kamil Luncurkan 13 Bus Wisata Perkotaan

indonesia-indonesia.com, Bandung - Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat bekerjasama dengan Bank bjb, meluncurkan Bus Wisata Perkotaan, yang pada periode pertama ini menghibahkan kepada 13 Kabupaten/ Kota yang memiliki potensi dan keragaman wisata.

Dalam berbagai kesempatan, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil memang sering kali menyebutkan soal indentitas Provinsi Jawa Barat, yang dalam lima tahun kedepan ingun menjadi daerah pariwisata unggulan.

Dengan berbagai potensi alam yang indah mulai dari gunung, udara, rimba, laut, pantai, hingga sungai. Untuk itu, selama lima tahun ke depan pula, Gubernur menyatakan pihaknya akan menyiapkan berbagai insfrastruktur khususnya di lokasi-lokasi objek wisata.

Salah satunya adalah dengan menghadirkan bus wisata perkotaan di kota/ kabupaten di Jawa Barat, sebagai sarana pendukung, dalam rangka meningkatkan pelayanan kepada masyarakat baik lokal maupun asing dalam mengakses destinasi wisata yang ada di masing-masing wilayah dengan nyaman, berkeselamatan dan terjangkau.

"Hari ini, kita akhiri program 100 hari kerja yaitu dengan memperlihatkan sisi pariwisata dengan menghibahkan 13 bus pariwisata. Inspirasinya dari bus Bandros Bandung, yang diminati banyak kalangan, jadi kita jadikan program Provinsi," kata Gubernur Ridwan Kamil, di Gedung Sate Bandung, Sabtu (22/12/18).

"Tahun depan kita tambah, dan bisa juga ditambah dari masing-masing kota/ Kabupaten," jelasnya.

Untuk periode pertama, 13 Kabupaten/Kota yang menerima bantuan Bus Wisata Perkotaan ini adalah Kota Cimahi, Kabupten Sumedang, Kota Tasikmalaya, Kabupaten Pangandaran, Kabupaten Garut, Kota Cirebon, Kabupaten Kuningan, Kota Depok, Kota Bekasi, Kota Sukabumi, Kabupaten Cianjur, Kabupaten Purwakarta, dan Kabupaten Tasikmalaya.

Bus Wisata Perkotaan ini pun dirancang dan didesain langsung oleh Gubernur Jabar dengan mempertimbangkan muatan lokal dan budaya daerah masing-masing serta dibangun dengan konstruksi yang memudahkan wisatawan berinteraksi dengan lingkungan sekitarnya.

Bus Wisata Perkotaan ini pun, akan beroperasi dalam trayek/ lintasan yang sudah ditetapkan dan dapat menjangkau distinasi wisata yang ada di daerah masing-masing, beroperasi secara kontinyu dan terjadwal serta biaya terjangkau sehingga ada kepastian bagi para pengunjung yang akan mengunakannya. ***
Share:

Budi Santoso MatdJabar Laporkan Wagub Uu Ruzhanul Ulum ke Polda Jabar

Budi Santoso MatdJabar saat menggelar jumpa pers
Bandung, indonesia-indonesia.com – Belum mencapai satu bulan pasca pelantikan Gubernur Jawa Barat, M. Ridwan Kami – Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum Periode 2018 – 2023. 

Wakil Gubernur Jawa Barat, Uu Ruzhanul Ulum dilaporkan ke Polda Jawa Barat oleh konsultan, Budi Santoso Matd Jabar pada hari Jumat, 28 September 2018 dengan tuduhan kasus tindak pidana penipuan 378 KHUP. 
Share:

Cakra 19 Jawa Barat Deklarasikan Dukungan Jokowi - Ma'ruf Amin

Deklarasi Cakra 19 Jabar Dukungan Jokowi - Ma'ruf Amin, Sabtu, 25/08/15
Bandung, indonesia-indonesia.com - Teritorial Cakra 19 Jawa Barat mendeklarasikan dukungan kepada Joko Widodo sebaga Calon Presiden Republik Indonesia dan Ma’ruf Amin sebagai Wakil Presiden Republik Indonesia 2019 mendatang.

Ratusan relawan yang tergabung dalam komunitas menghadiri Deklarasi dukungan capres dan cawapres 2019 Jokowi – Ma’ruf Amin. Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG), FKPPI Kota Bandung, dan para gabungan perwakilan para komunitas masyarakat lainnya turut menyatakan dukungannnya, bertempat di hotel Holiday Inn Jalan Pasteur Bandung, Sabtu, (25/8/18).
Share:

Humas Kota Bandung akan Gelar Indonesian City Government PR Summit 2018

BANDUNG, indonesia-indonesia.com - Humas Kota Bandung akan menggelar Indonesian City Government PR Summit 2018 pada 4 Oktober mendatang. Acara yang mempertemukan para pranata Humas pemerintah dari 500 kota dan kabupaten itu akan dilaksanakan di Trans Luxury Hotel Bandung.

Acara ini merupakan ajang bagi pranata Humas pemerintah untuk saling berbagi pengetahuan, pengalaman, dan wawasan tentang pengelolaan citra kota dengan baik. Dengan pengalaman “best practices” di tiap-tiap daerah, harapannya Humas mampu mengangkat potensi daerah. Ujungnya, akan berdampak positif bagi kemajuan daerah.
Share:

SPPI Tuntut Direksi PT Pos Indonesia Diganti

BANDUNG, indonesia-indonesia.com - Sekitar 150 karyawan PT Pos yang tergabung dalam Serikat Pekerja Pos lndonesia Kuat Bermartabat melakukam aksi unjuk rasa didepan kantor Pos Indonesia Pusat jalan Banda 30 Bandung, Rabu (25/7/2018).

Aksi dimulai pukul 9.30 wib.  Peserta unjuk rasa menuntut jajaran direksi PT Pos Indonesia. Mereka menilai direksi banyak melakukan langkah yang merugikan perusahaan. " Tahun 2017  perusahaan merugi. Kalau rugi laporkan rugi kenapa perusahaan membagikan  bonus buat direksi sebesar 5 miliar ," kata Heri Purwadi kordinator unjuk rasa.
Share:

Asep Keke Sutandi : " Siapkan Pembentukan Kota Lembang Bandung Utara"

Lembang, indonesia-indonesia.com - Dalam rangka peningkatan kesejahteraan rakyat Kota Lembang Bandung Utara Kabupaten Bandung Barat dalam berbagai bidang, perlu di persiapkan tim panitia untuk membentuk Kota Lembang Bandung Utara," ungkap Asep Keke Sutandi, Tokoh Masyarakat Lembang Bandung Utara, disaat diskusi tentang potensi Kota Lembang Bandung Utara, Senin 23 Juli 2018, di Lembang. 
Share:

Heryanrico Silitonga, S.H.,C.L.A Buka Posko Pengaduan Korban Zonasi PPDB

Heryanrico Silitonga,S.H.,C.L.A
BANDUNG, indonesia-indonesia.com - Proses Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) dengan menerapkan sistem zonasi sangat merugikan warga kota Bandung, khususnya warga Sukajadi yang tidak memiliki SMP Negeri dan SMA Negeri. Akibatnya banyak dari anak para orang tua calon siswa yang tidak diterima di sekolah negeri. Sehingga sebagian anak ada yang tidak melanjutkan kejenjang SMP dan SMA. Jika mendaftar ke sekolah swasta biayanya mahal,” ungkap Heryanrico Silitonga, S.H.,C.L.A Pemerhati Pendidikan dan Praktisi Hukum melalui siaran pers, Jumat, 20/07/2018.

Menurut Heryanrico persoalan pendidikan semakin rumit dengan sistem zonasi, karena prestasi dari siswa tidak menjadi prioritas. Bahkan banyak orang tua dan anak yang menjadi korban dari sistem zonasi. "Kita melihat banyaknya orang tua yang mengeluhkan anaknya yang tidak bisa sekolah ke negeri. Karena prestasi siswa yang bersangkutan tidak menjadi daya tarik. “Masyarakat dibuat bingung, tidak tahu jalan untuk menyekolahkan putra-putrinya. Peraturan dibuat untuk memudahkan rakyat, bukan mempersulit. Sistim zonasi selain mempersulit masyarakat juga tidak memberi ruang kompetisi prestasi bagi siswa,” ujar Heryanrico.
Share:

Pangdam III/Siliwangi : Penandatangan MoU Kerja Sama Dengan Dirut PJT II

PANGDAM III SILIWANGI Bersama DIRUT PJT II
JATILUHUR, indonesia-indonesia.com - Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Besar Harto Karyawan, S.H, M.Tr (Han), menandatangani MuO kerja sama dengan Dirut PJT II Djoko Saputro bertempat di Kawasan Restoran Istora Jatiluhur Kabupaten Purwakarta, Senin (9/7).

Penandatanganan kesepahaman tersebut meliputi tentang koordinasi pengamanan dan pendampingan dalam pengelolaan, pengoperasian pengusahaan dan pemulihan ekosistem sumber daya alam di wilayah kerja PJT II yang beralamat di Jalan Lurah Kawi No. 1 Jatiluhur.
Share:

Agar Harga Kopi Melambung, Jabar Perlu Eksportir

KBB, indonesia-indonesia.com - Usaha meningkatkan harga jual kopi di Jawa Barat bisa ditempuh melalui tangan eksportir. Hal tersebut berkaca pada harga kopi di daerah lain yang terbantu berkat eksportir.

Untuk mendongkrak nilai jual kopi Jawa Barat harus punya eksportir seperti daerah lain, " kata Deni Sopari petani kopi sekaligus pemilik brand kopi Bursel ini di acara festival kopi di Kota Baru, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Sabtu (7/7/2018).
Share:

Bank Muamalat Disomasi Konsumen

BANDUNG, indonesia-indonesia.com – Bank Muamalat sudah melakukan tindak pidana penggelapan uang milik nasabah. Untuk itu masyarakat lebih berhati-hati agar tidak mengalami pengalaman seperti yang dialami kliennya yang bermaksud mau berinvestasi tapi mengalami kerugian baik secara materil maupun inmateril. Hal tersebut dikatakan Kuasa Hukum Mendez Sinaga,SH dalam keterangan pers tertulis yang diterima indonesia-indonesia.com.

Bank Muamalat disomasi konsumen unit-unit toko melalui kuasa hukum Mendez Sinaga, SH. Surat Teguran (Somasi) yang dilayangkan tanggal 25 Juni 2018 itu berisi agar pihak Bank Muamalat mengembalikan biaya-biaya Titipan Biaya Pajak Pembeli, Biaya Akta Jual Beli (AJB), Biaaaya APHT, Biaaya SKMHT, Biaya PNBP (Penerimaan Negara Bukan Pajak), dan Biaya Asuransi kepada konsumen.
Share:

PT. Tridayamas Tanam Ikan Di Oxbow Sektor VI

KAB. BANDUNG, indonesia-indonesia.com - PT. Tridayamas Sinar Pusaka, bertempat di Oxbow Jembatan Biru Kalimati Bojongsoang melakukan penanaman ikan jenis lele dan mujaer yang merupakan wilayah pengawasan Sektor VI Satgas Citarum Harum, Sabtu, (07/07).

Menurut Sertu M Yunandi, Dantim Sektor VI yang mendampingi kegiatan tersebut ketika ditemui jayantaranews.com untuk diminta komentarnya seputar penanaman ikan yang di prakarsai oleh PT. Tridayamas dan warga masyarakat Kp. Cijagra Desa Bojongsoang Kecamatan Bojongsoang Kabupaten Bandung. Menurutnya bahwa kegiatan penanaman ikan ini adalah sebagai wujud kepedulian perusahaan terhadap lingkungan dan masyarakat sekitar, kami sangat menghargai itikad baik dari siapapun termasuk dari perusahaan sehingga warga masyarakat yang langsung akan merasakan manfaatnya, "Coba lihat saja warga masyarakat begitu antusiasnya dan merasa senang berwisata mancing di Oxbow, ikannya juga banyak dan masih segar segar nggak pada mati karena airnya sudah bersih, memang kegiatan itu ada di Sektor VI tapi Karang Taruna yang mempunya kegiatan bersama PT. Tridayamas Sinar Pusaka kami sebagai Satgas sifatnya hanya mendampingi dan mengamankan lokasi saja", kata Yunandi.

Share:

Penasehat Sekber Pers Indonesia Usulkan Pendirian Badan Pers Nasional

JAKARTA, indonesia-indonesia.com - Penasehat Sekretariat Bersama Pers Indonesia Tedjo Edhy Purdijatno mengusulkan pendirian Badan Pers Nasional untuk menjawab carut-marut persoalan Pers di Indonesia.

Pernyataan Eks Menkopolhukam ini disampaikannya di sela pertemuan bersama para pimpinan Organisasi Pers di Restoran Madame Delima, Jumat (06/07) sore.

Tedjo Edhy yang juga merupakan Penasehat Persatuan Wartawan Online sejak tahun 2015 lalu, mengaku prihatin atas maraknya kasus kriminalisasi pers yang berujung kematian seorang wartawan (almarhum Muhammad Yusuf). Untuk itu, Tedjo mengatakan, jawaban atas persoalan pers Indonesia adalah pemerintah harus membentuk Badan Pers Nasional. "Kita harus mengajukan ini (pembentukan Badan Pers) kepada Presiden agar permasalahan pers segera diselesaikan," imbuhnya. Tedjo juga berjanji akan memfasilitasi Sekber Pers Indonesia untuk menemui Kapolri, Menkominfo, dan Ketua DPR RI untuk mencari solusi penyelesaian masalah pers Indonesia.
Share:

Eks Menko Tedjo : Dewan Pers Jangan Lari

Purn. TNI Tedjo Edhy Purdijatno
JAKARTA, indonesia-indonesia.com - Eks Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan Laksamana Purn. TNI Tedjo Edhy Purdijatno mengaku prihatin atas maraknya kriminalisasi pers di berbagai daerah yang berujung kematian seorang wartawan (almarhum Muhammad Yusuf) dalam tahanan.

Aksi damai yang dilakukan ratusan wartawan di Dewan Pers sebagai respon atas kematian wartawan, menurut Tedjo Edhy, seharusnya dijawab oleh Dewan Pers. Ditambahkan pula, kasus wartawan yang ditangkap di Sidoarjo dan kematian wartawan di Kalimantan Selatan akibat pemberitaan, harusnya diberi penjelasan. "Tapi Dewan Pers kok malah lari, ada apa? Makanya kita harus bersatu untuk melawan itu," ujar Tedjo Edhy saat didaulat berbicara dalam pertemuan dengan sejumlah pimpinan organisasi pers di restoran Madame Delima, Menteng Jakarta Pusat Jumat (06/07) sore. 
Share:

Pendam III/Siliwangi Gelar Halal Bihalal Bersama Wartawan

Bandung, indonesia-indonesia.com - Pendam III/Siliwangi menggelar acara silaturahmi dan halal bihalal bersama insan media yang tergabung dalam Jurnalis Sahabat Siliwangi dan Prajurit serta PNS Pendam III/Siliwangi yang diadakan di Aula Mapendam Jalan Aceh Bandung, Rabu (4/7).

Pada acara ini Kapendam III/Siliwangi Letkol Arh  GTH. Hasto Respatyo, S.T. menyampaikan , "mengingat masih dalam suasana bulan Fitri, saya secara pribadi dan keluarga serta segenap keluarga besar Pendam III/Siliwangi mengucapkan selamat Hari Raya Idul Fitri Minal Aidzin Walfaudzin Mohon Maaf Lahir dan Bathin ".
Share:

PELDA BENI BABINSA KORAMIL GARUT MENGHENTIKAN PEMALAKAN

GARUT, indonesia-indonesia.com - Preman berjumlah dua orang yang selama ini mengganggu masyarakat, kini meringkuk ditahanan Polsek Garut Kota. Untuk menindaklanjuti kasus ini, pelaku yang berinisial DA dan RA masih diperiksa secara intensif.
"Kita sudah menerima dua orang preman yang diduga melakukan aksi pemalakan dan hingga saat ini kita masih lakukan pemeriksaan," kata Kapolsek Garut Kota, Kompol Uus Susilo, Senin (2/7/2018).

Awal mulanya pemallak ini tertangkap adalah karena pemalak salah memilih sasaran, yang dipalak adalah Pelda Beni seorang anggota Koramil Garut. Dimana sering tindakan pemalakan ini dilakukan terhadap masyarakat.
Share:

Warga Berbodong - Bondong Mancing ke Oxbow Bojongsoang

BANDUNG, indonesia-indonesia.com - Antusiasme warga masyarakat Kp Cijagra RW 10 Desa Bojongsoang menyaksikan prajurit TNI Tebar ikan Lele dan Mujaer di oxbow jembatan biru Bojongsoang, nampak beberapa warga bersiap mengambil lapak mancing sebelum ikan di tebar oleh prajurit  TNI  

Tantan Ketua RW 10 kp Cijagra Mengungkapkan " warga hari ini antusias berbondong bondong untuk memancing, mungkin ini dalam rangka HUT bhayangkara ke 72 sehingga ada giat menebar ikan dan warga memancing , saya atas nama warga kp cijagra mengucapkan banyak terima kasih kepada Kolonel inf Yudi akibat, yang telah menebar ikan ke sungai okxbow dan bisa di nikmati oleh warga menjadi sebuah hiburan Mancing gratis, kayanya sore sampai  malam ini warga akan ramai memancing disini " ungkap Tantan ketua RW 10
Share:

Popular Posts

Recent Posts